Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2021

PSM berbagi dengan Disabilitas

Gambar
  IPSM KOTA SURABAYA, _  Ibu.Hj. Mariyani adalah seorang PSM dari kelurahan Banyu Urip Kecamatan Sawahan Surabaya, sudah banyak penghargaan yang didapat sampai - sampai rumahnya penuh dengan pajangan foto kegiatan yang telah dipigora dengan rapi. Beliau juga mengelola Yasasan Crisis Center Cahaya Mentari, yang bergerak di bidang Perlindungan Anak, Yayasan Sosial Bina Umat Peduli Anak Yatim, Janda dan Duhafa dan Koperasi Jarpuk " LUPUS " Wanita paruh baya ini sangat supel dan ramah, selalu tersenyum yang membuat lawan bicaranya merasa senang dan nyaman.kita harus ikhlas dalam setiap menjalankan Pendampingan karena balasannya dari Allah SWT yang akan kita petik nantinya jika kita sudah menghadap sang kholik itu pesan beliau yang sering disampaikan pada rekan-rekannya sesama pegiat Sosial.  Diantara kegiatan beliau yakni pada Saat memasuki Bulan Suci Ramadhan 1442 H. tahun ini,beliau mendapatkan kepercayaan/kerjasama dengan CSR RUMAT yakni sebuah Klinik yang bergerak di bida...

KREATIVITAS PSM SURABAYA DALAM PEDULI PADA SESAMA

Gambar
IPSM KOTA SURABAYA,  Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM ) Kecamatan Sawahan kota Surabaya telah membuat gebrakan kegiatan yang penuh dengan kreasi,awalnya berbincang-bincang ringan sesama Pekerja Sosial Masyarakat ( PSM ) akhirnya memunculkan ide untuk membuat kegiatan yang bermanfaat buat masyarakat di tengah pandemi yang telah dikoordinasikan dengan pihak kecamatan. Setelah ditentukan tempat Dan tanggalnya yakni  bertempat di Jl.  Banyu Urip No. 126 pada Tanggal 11 April 2021 acara akan dilaksanakan,koordinasi terus dilakukan, tekhnis penjualannya dengan cara memakai kupon. Untuk mengawali kegiatan ,diadakan urunan berupa uang dengan sukarela akhirnya terkumpulah sejumlah Rp.750.000,- Dengan modal tersebut dipakai untuk membuat menu makanan sederhana yakni makanan soto yang akan dijual dengan harga Rp.5.000,- dapat bonus baju layak pakai yang kami  dapat dari BK3S 26 karung dan masih ditambah dari para PSM,kalau hanya makan soto saja membayar Rp.3.000,- tapi ka...