Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat ( IPSM ) kota Surabaya peduli kesehatan

IPSM SURABAYA,_Agnes Warsiati, Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kota Surabaya bersama Abdul Rochman selaku Sekretaris dan Bobbin N.P.Y. bersama Sunarwan Selaku Litbang telah menggandeng Museum Kanker Indonesia - Yayasan Kanker Wisnuwardhana (YKW) Surabaya, bekerja sama untuk merealisasikan program Surabaya Bebas Keputihan dan Kanker Serviks atau SMBK, Rabu (11/12/2019).
Gagasan SMBK ini dilaksanakan sebagai bentuk antisipasi menurunkan angka kejadian Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

“Jika tidak diatasi akan berakibat pada ketidak harmonisan hubungan suami istri, tingginya angka perceraian, kekerasan pada rumah tangga, sampai terjadinya kemiskinan baru akibat besarnya pembiayaan penyakit keputihan,”keputihan menjadi salah satu pemicu kanker serviks yang harus diketahui oleh Masyarakat Surabaya.

Mengatasi permasalahan tersebut, IPSM melakukan pengawalan kegiatan dengan menjangkau 154 kelurahan di Kota Surabaya. ( Tujuan dari agenda tersebut )

IPSM akan memberikan 1500 pendamping yang akan mengawal per kelurahan dalam bentuk penyuluhan pada masyarakat untuk menciptakan pada diri bahwa kita semua dapat mencegah kanker.

Dorongan teknis diberikan untuk mendukung program SMBK ini. Seperti yang dilakukan oleh Museum Kanker Indonesia, Surabaya.

IPSM mencoba mendukung dari sisi teknisnya, termasuk penyediaan tenaga medis dan narasumber terlatih sebagai sfaf ahli dalam pertemuan sosialisasi dengan masyarakat,” papar Ananto Sidohutomo, dr. MARS, Founder Museum Kanker Indonesia -YKW Surabaya, Rabu (11/12/2019).

Program yang digerakkan salah satunya Training of the Trainer, yang bisa mengajarkan para perempuan untuk pengobatan terhadap diri sendiri.

#Abdul Rochman/admin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGERTIAN PSM DAN IPSM

Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) kota Surabaya turut peduli penanganan Covid_19

IPSM KOTA SURABAYA UPACARA HARI PAHLAWAN 2019 BERSAMA WALIKOTA